Hati aku terganggu oleh rasa itu. Lagi. Tak pernah lepas semua ini. Sentiasa datang, lagi dan lagi. Bila kan aku temui satu rasa, yang pastinya indah, diwarnai segala warna penuh bahgia.
Tapi, aku keliru. Apa rasa ini sememangnya ada. Atau, hanya mainan jiwa. Sekadar ilusi yang tak terungkap kata, yang tak terlerai bicara, yang tak terendah segala. Atau, cuma bayangan pantulan jiwa yang menghalang aku daripada mencapai yang sebenar dan yang hakikat.
Apakah benar rasa ini sememangnya tercipta sejak azali, terpateri mati di segenap lapisan hati, di setiap simpulan nadi. Bolehkah rasa ini dilerai, dibersih, dan dibuang jauh pergi. Pergi yang tak akan kembali menjengah lagi.
Setiap kali terdetik rasa ini, berjuta persoalan ingin diungkapkan. Namun, tak dapat terluah dengan kata. Setiap kali juga, tertusuk hati bagai tiada belas kasihan. Sakitnya bagai ditikam, penuh rasa dendam.
Bisakah satu hari nanti, aku temukan sesuatu yang teringinkan hati, yang terdambakan jiwa? Hanya detik jalan masa akan menjawab segala tanda soal yang kian hari kian menebal.